wisuda offline/luring saja atau pembayaran tidak penuh :)

IMG-20201114-WA0006.jpgSetelah dikeluarkannya surat edaran perihal pendaftaran wisuda Daring Universitas Wisnuwardhana pada tanggal 10 November 2020, kami selaku perwakilan Calon Wisudawan/Wisudawati menolak atas pemberlakuan surat edaran tersebut dengan alasan pada poin-poin berikut:
A. Persyaratan Pendaftaran
1. Poin 2: Mengupload foto profil terbaru dengan ketentuan yang telah disebutkan
Adapun beberapa poin yang menjadikan keberatan kami antara lain:
a. Tahun ini foto ijazah menggunakan Almamater tanpa berkebaya, bagi sebagian Fakultas mungkin ada yang sudah mengenakan foto dengan Kebaya, namun tidak semua mengenakannya dikarenakan tidak adanya peraturan yang tetap dari pihak Universitas bagi semua Fakultas terkait aturan foto Ijazah.
b. Bertujuan untuk apa foto lagi, menurut kami cukup menggunakan foto yang ada atau yang sudah digunakan untuk ijazah kemudian di upload di siakad agar tidak mengeluarkan biaya lagi.
2. Poin 3: Pada point ke-3 tertulis “Melunasi Pembayaran pelaksanaan wisuda daring sebesar Rp. 1.150.000,- (satu juta seratus lima puluh ribu rupiah) dalam hal ini pembayaran dapat dikatakan FULL atau penuh sama seperti tahun kemarin yang wisuda secara langsung/offline. Jika secara daring/online tentu tidak akan membutuhkan anggaran secara penuh, karena tidak ada (penyewaan terop, konsumsi, penyewaan dari stasiun TV dll ). Pada poin ini kami juga keberatan dikarenakan tidak ada rincian biaya yang jelas dari pembayaran yang sudah ditetapkan dari panitia, selain itu kebanyakan dari Universitas lain yang melaksanakan wisuda Online/daring biaya yang dikeluarkan tidak sebesar biaya yang terlampir.
3. Point ke-4: Mengenai Administrasi Pembayaran
1) Mencetak rangkap dua biodata wisuda dari akun siakad masing-masing, dalam hal ini mengapa harus mencetak rangkap dua sedangkan pendaftaran dilakukan secara online. Jika berupa softfile mengapa tidak panitia yang mencetak menjadi dua.
2) Berkas pendaftaran (poin 4a dan 4b) dapat diserahkan langsung ke panitia dst. Kata langsung diserahkan ke panitia bukankah berujung ke kampus? Terlepas dari daftar online / Via Pos.
B. Jadwal Kegiatan
Pada Point 3: Pengambilan Buku dan Kelengkapan Toga Bulan Januari (s.d 29 Januari 2021) di Gedung F. Lt.1 (BAU)
1. Jika dilakukan secara Daring → mengambil ke kampus (offline) kemudian pulang lagi untuk apa? Kenapa tidak panitia saja yang mengirimkan ke alamat mahasiswa masing-masing karena konteksnya adalah Daring/ Wisuda Online, terlepas dari biaya pendaftaran Wisuda yang termasuk kategori Mahal untuk Wisuda Online.
2. Sepanjang Januari dengan massa/calon Wisuda dilihat dari kebiasaan kebanyakan Mahasiswa di sini, H -7 atau suka mendadak sehingga jelas akan tetap ada kerumunan yang datang ke kampus sepanjang Bulan Januari. Apakah panitia bisa mengaturkan jadwal wisudawan/wisudawati untuk mengambil secara bergantian sedangkan mereka berasal dari asal daerah berbeda dan kesbukan masing-masing. Apakah panitia juga akan bertanggung jawab untuk mengirimkan Toga dan Buku Kenangan kepada Mahasiswa yang sudah membayar lunas yang saat ini masih pulang ke daerah asal?

Melalui surat ini kami menyatakan tegas dengan harapan panitia wisuda tahun 2020/2021 Universitas Wisnuwardhana Malang agar bersedia meninjau ulang keputusan tersebut dan melakukan pembatalan wisuda secara daring/online. Dalam hal ini, kami mengumpulkan beberapa opsi untuk dilakukan secara offline/langsung sehingga kami tidak keberatan dengan pembayaran wisuda tersebut.


Anonim - Calon wisudawan    Hubungi penulis petisi

Tandatangani petisi ini

Dengan menandatangani, saya memberi wewenang kepada Anonim - Calon wisudawan untuk menyerahkan informasi yang saya berikan dalam formulir ini kepada pihak yang berwenang atas masalah ini.


ATAU




Iklan Berbayar

Kami akan mengiklankan petisi ini ke 3000 orang.

Ketahui lebih banyak...