Kepada Yth Komnas HAM dan DPR RI Kami Mendukung RKUHP tentang Larangan dan Pidana Pelaku LGBT, Perkosaan dan Perzinaan/Kumpul Kebo di Indonesia
Penghancuran Pompeii mirip dengan azab yang dialami kaum Nabi Luth AS yaitu penduduk Sodom atau Sadum yang dikisahkan dalam Alquran. Dituturkan dalam Alquran, penduduk Sodom melakukan berbagai kejahatan yang tidak biasa dilakukan oleh penjahat manapun.
Selain merampok dan berkhianat kepada sesama teman serta berwasiat dalam kemungkaran, penduduk Sodom melakukan maksiat yang belum pernah ada di muka bumi sebelumnya. Mereka melakukan perbuatan homoseks di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya.
Kedua jenis kemungkaran ini begitu merajalela di dalam masyarakat sehingga merupakan suatu kebudayaan bagi penduduk Sodom.
"Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu)." (QS. an-Naml: 54-55).
Atas kemaksiatan yang melampaui batas itu, Allah menurunkan azab dengan gempa bumi, hujan batu panas dan petir yang memekakkan telinga. Bertebaran mayat-mayat yang dilaknat oleh Allah di kota Sodom.
"Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang- orang yang lalim." (QS. Hud: 82-83).
Meski telah lenyap berabad-abad yang lalu, jejak Kota Sodom ternyata masih dapat ditelusuri. Penelitian arkeologis mendapati, Kota Sodom terletak di tepi Laut Mati (dahulunya merupakan Danau Luth). Kota ini memanjang di antara perbatasan Israel-Yordania.
Temuan arkeolog ini diperkuat penelitian seorang geolog asal Inggris bernama Graham Harris. Graham dan timnya menemukan Sodom dibangun di pesisir Laut Mati dan penduduknya berdagang aspal yang tersedia di wilayah tersebut. Daerah pemukiman warga Sodom berupa dataran yang mudah diguncang gempa.
Di samping mendapati fakta Kota Sodom adalah zona gempa bumi, selama penggalian tim geolog menemukan banyak lapisan lahar dan batu basal bukti pernah terjadinya letusan gunung berapi dan gempa bumi maha dahsyat di pesisir Laut Mati.
Hancurnya Pompeii dan Sodom menjadi bukti kebesaran Allah yang kelak menurunkan azab ke umatnya yang tidak beriman. Seperti yang tertuang dalam surat Al-A'raf ayat 96:
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi jika mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya."
Mari kita bertaubat dan perbanyak istigfar
Semoga Allah jaga iman amal dakwah kita sampai Allah ridho
Aameen ya Rabbal alaameen
Itu adalah kemunduran peradaban.
Jika di biarkan kita akan kembali ke jaman jahiliyah
Menjadi LGBT adalah pilihan setiap individu, tapi jika kemudian menjadi sebuah gerakan dan ajakan untuk mengikuti perilaku mereka adalah hal yang menyesatkan dan membahayakan bagi bangsa Indonesia karena akan merusak masa depan generasi kita. Tak ada satu agamapun yang menerima perilaku LGBT. Jika mereka mengatasnamakan Hak Azasi Manusia lalu dimana bentuk pertanggungjawaban mereka atas dampak yang ditimbulkan dari perilaku mereka (penularan berbagai penyakit). Islam sebagai agama mayoritas di negri ini telah jelas melaknat perilaku LGBT. Jika selama ini ada gerakan anti Narkoba dan mwnyediakan tempat karantina bagi pecandunya, mungkin hal serupa bisa dilakukan bagi kaum LGBT. Sampai kapanpun jangan pernah memberikan ruang dan tempat bagi gerakan LGBT.
Mengundang azab Allah ta'ala.
Sdh menjadi pelajaran apa yg telah terjadi pd ummat terdahulu yg telah dimusnahkan oleh Allah.
Terima kasih.
| This discussion has been closed. |
menentang LGBT
#28901: -
saya tidak setuju dengan LGBT karena sebagai murid SMA, teman lelaki saya ada yang terkena ini. dia adalah anak baik-baik, dan saya tidak ingin dia terjangkit HIV/AIDS.