Malang Darurat Parkir
saya pernah mengantar istri mencari kerudung di sebelah UIN, sampe di toko istri saya yang masuk, sedangkan saya tetep nongkrong d sepeda, selang beberapa menit istri saya keluar dengan tidak membawa apa apa, katanya tidak ada yang cocok, dan waktu mau pergi masih di tarik parkir 2000, padahal mulai istri saya masuk sampe keluar saya duduk di atas sepeda, saya sempet protes kalo tadi tidak di kasi karcis, tp tukang parkir beralasan saya berhenti di lahannya, sungguh meresahkan.
SAYU DUKUNG PETISI INI.
1. Datang gak ada eh begitu mau keluar diprit minta uang trus ditinggal pergi gitu aja
2. Ada yang gak pake karcis atau diberi karcis bekas, saya protes baru diberi karcis baru
3. Pernah mala diberi karcis bekas motor lain, masih ada tulisan plat nomor motornya
4. Helm pernah pecah&spion hilang lencap entah kemana, dengan santainya tukang parkir bilang "saya gak tau, yg saya jaga sepeda motornya banyak" seperti gak ada rasa tanggung jawabnya
Kepada Bapak Parkir Kota Malang Abah Anton..!! Ngene iki wocoen bes..!!Keluhane Wargane dan di tindak lanjuti gak di woco tok bes..!!!
Ndak apa2 kalo emang ada tukang parkirnya selama kita memang membutuhkan jasa penitipan motor seperti tukang parkir,kita ke pasar besar belanja di sana kan pasti membutuhkan tukang parkir karena letak kita parkir motor dengan tempat belanja itu jauh,wajar kalo kita bayar Rp 2000 untuk itu,tetapi kalo kita hanya ke warteg,ATM,atau kita belu sesuatu yang tidak memakan waktu lama itu yang saya keluh kesahkan,motor berjarak tidak lebih 5 meter tetep prit 2000,menurut saya itu adalah tindakan preman yang berkedok tukang parkir,kita tidak membutuhkan jasa tukang parkir tetapi tetep di tarik parkir,kita tidak membayar adu mulut atau fisikpun terjadi,Bah Abah Anton yang baik,mohon keluh kesah kami di perhatikan,kami warga kota malang asli tidak ingin kota tercinta kami ini di kuasai oleh orang pendatang yang berprofesi sebagai preman,lama2 jika keadaan ini dibiarkan tindakan kriminalitas kota malang pasti akan meningkat
#malangdaruratparkir
Jadinya ya saya selalu berusaha kemana2 bonceng satu orang lagi, biar ada yg bisa nungguin di motor kepanasan, dipinggir jalan, tanpa bayar 2000 yang keliatannya ga seberapa itu, padahal... Kalau cuma jasa semprit peluit sama "op op op... Terus terus", narikin motor, 2000 itu sangat banyak. Terlalu banyak. Tolong ditindaklanjutin,ya.
Dicantumkan pula tempat2 yang ada parkir silumannya...untuk data konkrit
Supaya bisa ditelusuri inti masalahnya..
Supaya tidak gebyah uyah semua juru parkir...
Tetap menggunakan praduga tak bersalah, supaya tak serta merta menyalahkan juru parkir...
Bila angkot "diopeni" dengan baik, penggunaan kendaraan berkurang, tukang parkir akan berkurang sendiri...
lek alasan e golek nafkah yo kabeh golek nafkah, tapi gak ngunu rek carane, mendingan parkir elektronik!
Aku blg ini kan gak di dpan atm. Alasannya sudah ada garisnya. Dan motorku masuk garis lahan dia.
Gaya preman. Suka malak.
| This discussion has been closed. |
#37
opo maneh saiki ga di oleh ngunci setang motore.