Petisionline.com

Malang Darurat Parkir

Hubungi penulis petisi

Tamu#701 Sep 12, 2016, 00:05

JUKIR JANCOK!

Tamu#702 Sep 12, 2016, 00:07
memang sangat meresahkan dan sangat perlu untuk ditertibkan. kalau menurut pendapat saya yang paling meresahkan itu di jalan bandung itu jalan yang seharusnya untuk kendaraan lewat tapi malah setengahnya dibuat lahan parkir, terus di atm orang kita kan mrngambil uang itu paling gak ada 5 menit kan? tapi sudah diminta untuk bayar parkir. menurut saya itu sih, dan solusinya adalah perbaiki transportasi publik supaya warga itu juga lebih memilihnya daripada menggunakan kendaraan pribadi yang notabennya membutuhkan lahan parkir jadi berkurang. terimakasih.
Tamu#703 Sep 12, 2016, 00:08

Re: Re:

#76: ihn -  mengamankan kunci tertinggal it kan uda jdi kewajiban jukir, la trus knp msi mnta komisi tambahan. Dasar edan. L trus kita bayar 2 ribu it bwt apa

 

Tamu#704 Sep 12, 2016, 00:09
Semoga bisa lebih teratur. Kasihan kan yang anak kos, uangnya paspasan buat beli makan malah diwajibkan bayar parkir, apalagi sekali bayar 2000
Tamu#705 Sep 12, 2016, 00:09
Semoga kebijakan parkir lebih di pekertat karna sangat meresahkan kami yang banyak punya uang recehan. Dengan harga parkir siluman yang tinggi.
Tamu#706 Sep 12, 2016, 00:09
tukang parkir di malang udah terlalu banyak. Sangat meresahkan apabila tukang parkir datang tiba tiba.
Tamu#707 Sep 12, 2016, 00:11
Mau beli sterofoam buat kotak makan yg di dalamnya ada 4 sisi, tpi ga ada akhirnya keluar toko dan bayar parkir 2rb. Di situ kadang saya merasa sedih. Pergi ke toko buat kasih 2rb ke tukang parkir :v
Tamu#708 Sep 12, 2016, 00:12
Karena saya adalah salah satu warga malang yang resah dengan kondisi perparkiran kota saya. Mulai dari tarif, sikap jukir hingga potensi korupsi dari parkir oleh oknum2 pemerintahan dan non pemerintahan
Tamu#709 Sep 12, 2016, 00:14
10x masuk toko 10x jg kena biaya parkir,saya sgt keberatan,karna kita telah dibebani oleh jukir liar
Tamu#710 Sep 12, 2016, 00:15
Karna masalah tentang tukang parkir yang merajalela dan seakan menguasai semua lahan kosong di Malang sangat meresahkan. Apalagi bagi kami yang mahasiswa perantau dari kota lain mengalami pemborosan karna hal ini
Tamu#711 Sep 12, 2016, 00:15
Setujuuu sam
Tamu#712 Sep 12, 2016, 00:15
karena saya juga pernah mengalami kejadian tsb di pusat kota, tidak saya sebut nama tempatnya.
Tamu#713 Sep 12, 2016, 00:16
Saya setuju dg petisi ini. Karena saya juga pernah mengalami hal yg tidak mengenakkan. Saya hanya berhenti di atas sepeda motor dan menunggui teman saya yg membeli obat di apotek. Itu hanya sebentar. Jika sesuai dg undang2, saya tidak parkir. Tetapi saya dimintai uang parkir dan itupun dipaksa oleh tukang parkir. Tidak diberi karcis juga.
Tamu#714 Sep 12, 2016, 00:16
Semangat ya semoga kota lain bisa memgikuti dengan sadarnya kondisi parkir yang makin menjamur
Tamu#715 Sep 12, 2016, 00:17
Karena pernah merasakan
Tamu#716 Sep 12, 2016, 00:19
Karena di malang harga parkir semakin mahal sedangkan di sby saja parkir 1000 msih ada
Tamu#717 Sep 12, 2016, 00:21
Segera dong d tertibkan tukang parkir siluman itu.....
Tamu#718 Sep 12, 2016, 00:25
Saya resah pada parkir liar yg semakin menjamur bahkan ditempat2 tak terduga pun. Juga pada petugas parkir abal2/tak beridentitas jukir. Mohon ditertibkan tentang aturan2 parkir agar kita bersama bisa lebih nyaman dalam berkendaraan.
Tamu#719 Sep 12, 2016, 00:25
Siluman peluit memang meresahkan, kita datang dia gak ada, tapi pas kita mau keluar tiba" main semprit aja dan minta uang 2 rebu. Terus mereka itu sebenernya kerja apa?
Tamu#720 Sep 12, 2016, 00:26
hapus siluman siluman parkir
Tamu#721 Sep 12, 2016, 00:29
Kondisinya mulai meresahkan,tdk ada karcis apalagi tgjawab..kl byr kurang marah2 & maksa.kl ada yg ilang gak mau tgjawab..
Tamu#722 Sep 12, 2016, 00:29
moga malang bisa lebih baik tanpa parkir liar
Tamu#723 Sep 12, 2016, 00:31
Karena saya setuju
Tamu#724 Sep 12, 2016, 00:35
semoga lekas ada penyelesaiaannya aamiin
Tamu#725 Sep 12, 2016, 00:37
Terlalu liar, dan penghasilan tukang parkir yang hanya menunggu lebih besar daripada PNS