Petisionline.com

Malang Darurat Parkir

Hubungi penulis petisi

Tamu#576 Sep 11, 2016, 16:56
Bersihkan preman preman pungli di prakir. Saya mahasiswa brawijaya merasa rugi setiap ketempat pembelian membayar 2rb. Saya setiap ke tempat tujuan tidak hanya 1, melainkan lebih dari 1. 2rb setiap tujuan tidak sebanding dengan harga bensin. Tolong upaya kan pemerintah membereskan pungli parkiran!!!!
Tamu#577 Sep 11, 2016, 16:57
Terkadang saya risih juga sebal karena palak an liar tukang parkir contohnya saja pas waktu saya mengantarkan teman saya padahal saya tidak parkir tetapi malah ditarik suruh bayar .
Tamu#578 Sep 11, 2016, 16:58
Semoga secrpatnya di tertibkan
Tamu#579 Sep 11, 2016, 17:00
Mugo2 onok perhatian gak cm ditampung trus diguak....salam prettt
Tamu#580 Sep 11, 2016, 17:02
Sangat setuju dengan petisi ini karena kebanyakan dari "siluman parkir" hanya bertopeng "penertib" kendaraan yang mendukung kondusifnya lalu lintas, tetapi nyatanya banyak lahan parkir justru memperparah kemacetan kota Malang (parkiran mempersempit badan jalan) Terima kasih utk lahirnya petisi ini.!!
Tamu#581 Sep 11, 2016, 17:08
Karena parkir liar sudah merajalela..
Tamu#582 Sep 11, 2016, 17:09
Berniat baik. Bukan untuk menghancurkan ekonomi para jukir, namun mnghentikan glagat busuk yang terkesan sangat merugikan pemarkir.
Tamu#583 Sep 11, 2016, 17:11
Setuju... dan harus di tindak lanjuti
Tamu#584 Sep 11, 2016, 17:16

Malang Parkir

 Percuma bayar parkir berlangganan Rp.25.000,- pas bayar pajak motor anda.. tapi masih bayar parkir 2rb.

Tamu#585 Sep 11, 2016, 17:16
Sangat amat meresahkan sekali, mohon ditunda lanjuti, Soliman parkir yg kasar dan pemaksa.
Tamu#586 Sep 11, 2016, 17:17

Parkir Malang

Bayar 2rb. nyebrang ga di bantu. jukir TAEK!

Tamu#587 Sep 11, 2016, 17:19
Saya merasa dilakukan semena-mena oleh tukangbparkir di Malang
Tamu#588 Sep 11, 2016, 17:22
Hilangkan jukir liar
Tamu#589 Sep 11, 2016, 17:22
karena masalah parkir liar udah semakin banyak di kota Malang
Tamu#590 Sep 11, 2016, 17:22
Parkir resmi seh gakpopo, lha lek parkir liar,
Lha aq sales e, sedino iso2 mandek peng 10, lek nggawe libom opo gak 30ewu dewe sedino... Dijaluki karcis, ora dikek i, lha lak nggarai mangkel, soale karcis iku iso diklaimno nang kantor...
Sak ulan entek piro gawe parkir?!? Gawe tuku beras pok o wenak timbang parkir liar...
Ayo bah abah Anton... Urusen parkirane ojo ngurusi taman thok ae...

Sedino minimal mandek peng 5 sam
Nggawe libom kantor maneh
5x3 15ewu x 20hari = 300ewu sam
Beras 28kilo sam sak karung lebih 3 kilo
Tamu#591 Sep 11, 2016, 17:26
Semoga pak anton peduli dengan keluhan masyarakat malang . Sungguh sangat muak dengan preman parkir liar .
Tamu#592 Sep 11, 2016, 17:26
Tukang parkir malang sudah kelewatan
Cuma mau uangnya... kerjanya nol..
Tamu#593 Sep 11, 2016, 17:28
Sebaiknya parkir dikelola oleh pemkot
Tamu#594 Sep 11, 2016, 17:28

Itung2an kasare ;

~Rp.2000 x 100motor = Rp.200.000 /perhari 

   Rp.200.000 x 30hari = Rp.6.000.000 / bulan

Amaziiing perbulan osi 6jt, waoooww!! ikhu sik motor, lah durung libome.

UMK kota malang 2016 => Rp.2.099.000 ,  dadi pendapatane perbulan kurang lebih hampir 3x teko UMK coeg. 

Rek aku onok usul mendingan ijolno laptopmu karo sempritan ae loh, lapo kerjo soroh2, mendingan sekali priittt = Rp.2000 :D:D:D

#JustGuyonCoeg

#UmakSabaro

Tamu#595 Sep 11, 2016, 17:30
Pemerintah kota malang seharusnya lebih punya power untuk memberantas premanisme bukan kalan dengan preman preman.
Tamu#596 Sep 11, 2016, 17:36
Agar tercapai cita2 ABAH kita kota MLG yang bermartabat
Tamu#597 Sep 11, 2016, 17:37
Semoga bisa didengar
Tidak hanya kicauan semata
Tanpa ada langkah slanjutx
Tamu#598 Sep 11, 2016, 17:42

suka ngomel lagi kalo bayarnya kurang dari 3rb (mobil).itu mah maksa namanya. aku sih masih iba sama jukir yg udah pada tua2 tapi ini jukirnya kebanyakan anak2 muda. apalagi kalo udah pake barang2 brandednya duhh gakuat mau bayar sayang uang. makan jg cari diskonan

Tamu#599 Sep 11, 2016, 17:42
saya mendukung.... anda ramah kami senang, anda marah kami tendang
Tamu#600 Sep 11, 2016, 17:43
Adanya petisi ini semoga bermanfaat untuk kota Malang