Malang Darurat Parkir
Tamu#303 Sep 11, 2016, 13:11
sangat setuju sekali, lahan parkir di perjual belikan jadi sarang preman...klo uang parkir di bagikan ke seluruh RW di kota malang tidak akan ada orang miskin.
Tamu#304 Sep 11, 2016, 13:11
bebaskan kota malang dari jukir liar
Tamu#305 Sep 11, 2016, 13:13
Hal ini sangat penting untuk dipertimbangkan kembali oleh baoak walikota dikarenakan masyarakat kota malang dirugikan oleh biaya parkir ini
Tamu#306 Sep 11, 2016, 13:18
Saya merasa resah dan sangat terbebani dengan adanya pungutan liar berkedok parkir di mana-mana di setiap sudut kota malang
Tamu#307 Sep 11, 2016, 13:19
Terimakasih mas/mbak bro.
Tamu#308 Sep 11, 2016, 13:21
Karena saya bosan sebentar² bayar parkir. Dimanapun berhenti selalu ada tukang parkir. Saya mau parkir yg resmi dan tarifnya diturunkan. Basmi preman berkedok jukir!!!
Tamu#309 Sep 11, 2016, 13:21
Hak kami pengguna/pembayar parkir tidak seimbang dengan pelayanan dan kewajiban juru parkir nya.
Tamu#310 Sep 11, 2016, 13:23
sebenarnya ada tukang parkir pun tidak masalah, namun yang menjadi masalah itu ketika membeli atau berhenti sebentar saja , malah dimintai uang , sebaiknya biaya parkir untuk roda 2 di turunkan menjadi seribu rupiah saja, kemudian sebaiknya pihak pemkot menertibkan jukir jukir liar tersebut, mengapa? jika tidak ditertibkan , pemkot pun sebenarnya turut di rugikan, karena jukir liar tersebut tentunya tidak menyetorkan retribusi kepada pemerintah, karena tidak memiliki karcis parkir yang jelas dan resmi dari pemerintah.
Tamu#311 Sep 11, 2016, 13:25
Sudah saatnya warga kelahiran malang dilibatkan untuk ketertiban kota malang
Tamu#313 Sep 11, 2016, 13:26
naruh kendaraan petugasnya nggak ada, kl udah mau keluar, tiba2 muncul.aneh bin ajaib, parkir ae 2000. karcis oratau dikei
Tamu#314 Sep 11, 2016, 13:27
Parkir = preman. Tau kan apa yang harus dilakukan thd preman? Brantas! Dan jangan salah, yang jual area untuk diparkirin itu orang RT/RW/KARANG TARUNA setempat. Tangkap, kumpulkan dan interogasi siapa yang jadi otaknya. Itu menurut saya.
Tamu#315 Sep 11, 2016, 13:28
Saya seorang perantau yang mencari ilmu demi cita-cita serta membanggakan keluarga, dengan tidak adanya ketegasan terhadap penertipan parkir liar ini membuat saya sebagai orang rantau merasa risih dan jengkel
Tamu#316 Sep 11, 2016, 13:28
Setuju bgt. Harusnya pemkot Malang bikin rencana pembangunan lahan parkir khusus yg luas di alun² kota atau di tempat ramai. Dan juga kebijakan-kebijakan mengenai parkir ini perlu dibuat dengan mempertimbangkan segala aspek. Semoga cepat terealisasikan sehingga banyak pihak yg tdk dirugikan.
Tamu#317 Sep 11, 2016, 13:29
Saya mengisi petisi ini dikarenakan saya merasa parkir saat ini banyak yg tdk sesuai dgn yg diharapkan. Kemanapun tempat yg dikunjungi ataupun seberapa cepat kita berkunjung ke tempat tersebut kita harus membayar uang parkir apalagi saat ini pada saat kita meminta karcis banyak tukang parkir yg asal memberikan karcis tanpa dipotong terlebih dahulu ditambah apabila terdapat motor atau helm yg hilang mereka kebanyakan berkelit menyangkal bukan kesalahan mereka
Miko#318 Sep 11, 2016, 13:30
Parkir di malng sudah sangat meresahkan memang. Dan banyak kejanggalan di dalmnya. Termasuk kondisi karcis yg tidak pernah saya temui disudut parkir manapun yg bersifat resmi. Yg ada hanya pengakuan wilayah yg entah itu rekomendasi dr pihak yg berwenang mana. Kalok banyak perlunya dan harus berhenti di beberapa tepat biaya parkir bisa gak masuk akal. Dan terakir saya oernh baca adanya kasus mafia parkir. Sudah saatnya masalah ini di angkat dan dicarikan solusinya. Untuk malang yg lbih baik.
Tamu#319 Sep 11, 2016, 13:31
Parkir ngalah2 i harga brang sing ate dituku. Turun.kan tarif parkir agar anak2 kecil malang tidak bercita cita jadi t.parkir
KERJAAN DUDUK2 HASIL MELIMPAH
KERJAAN DUDUK2 HASIL MELIMPAH
Tamu#320 Sep 11, 2016, 13:32
dikit dikit parkir.parah malang. barang belum tentu dapay dah kluar uang buat parkir.iya emag kl sekali kl berkali kali bisa jd brng yg dibeli lebih murah drpd parkirnya.
Tamu#321 Sep 11, 2016, 13:32
Karena parkir lebih terlihat seperti premanisme. Tertibkan parkir, tingkatkan patroli keamanan, perbaiki sistem. Termasuk diterminal arjosari, mobil yg drop penumpang wajib kena karcis parkir untuk keluar. Padahal tidak parkir dan hanya lewat. Apakah ini kesalahan sistem atau cara cepat meningkatkan pad?
Tamu#322 Sep 11, 2016, 13:32
Moooooong #malangdaruratPARKIR
Tamu#323 Sep 11, 2016, 13:33
karna tukang parkir tidak melaksanakan kewajiban nya setelah di bayar
Tamu#324 Sep 11, 2016, 13:33
Sangat setuju dengan bang helmy, semoga pesan diatas segera dibaca abah anton dan segera ditindaklanjuti
Tamu#325 Sep 11, 2016, 13:34
Saya hampir sering parkir sendiri dan membenarkan motor yg menghabiskan lahan parkir sendiri tapi tetap dimintai uang parkir, yg mana itu tidak adil dan tidak seharusnya seperti itu
| This discussion has been closed. |
Seng luweh parah maneh tukang parkir ndk warung nelong** sumbersari.. mosok konco ku mandek perkoro embong ee macet iso ditarik duwek parkir.. padahal gak parkir.. lak guendeng aa..