Malang Darurat Parkir
Kapan tindak lanjutnya nih parkir liarnya
Kayaknya tidak terlihat tindak lanjut permasalahan parkir di kota malang ini
Petisi yg dibuat ini seolah2 hanya unek2 warga malang yg cuma dibaca tapi tindakan yg berwenang tidak ada
Dan parkir liar tetap aja masih merajalela
Rehrutmen jukir harus bersih, PREMAN JANGAN DIREKRUT JADI JUKIR, masih banyak pengangguran dan bukan preman siap jadi jukir. harusnya ada koordinasi dengan RT setempat saat proses perijinan parkir. HORMATI LEMBAGA RT, sebagai upaya pembentukaan moral. karena masalah parkir adalah masalah lingkungan. Lembaga terkait harus mempedomani hal ini.
Jukir liar bukan tipiring, tapi sudah PIDANA, karena sudah meminta paksa dengan menakut-nakuti apalagi tampangnya tampang preman. itu termasuk PEMERASAN di jalan/tempat umum, meskipun nilai rupiahnya kecil.
Setidaknya, forum petisionline.net ini jadi mediator dalam penyampaian uneg2 warga dan ada input bagi administrator, maaf...bukan menggurui, baik petisi, tanda tangan, maupun diskusi bisa dicetak dan disampaikan ke lembaga terkait, terutama pengambil keputusan seperti Bupati, Walikota, ataupun Gubernur .....dijamin tambah JOSSSSS situs ini......Bravo
LEBIH BAIK ONGKOS PARKIR DIHAPUS SAJA, YANG MILIH PREMAN JADI JUKIR KHAN DISHUB, JADI SEHARUSNYA MEREKA DIGAJI DISHUB SAJA DAN BUKAN DIGAJI RAKYAT JELATA. PERBAIKI DULU KEBOCORAN ANGGARAN, JANGAN DIBIARKAN BOCOR TETAPI TERUS MENARIK UANG RETRIBUSI KE RAKYAT. APALAGI MENAIKKAN TARIF. RAKYAT SEMAKIN TERCEKIK LEHERNYA. YA JELAS RAKYAT GAK IKHLAS DONG.....
amerika negeri Paman Sam......... kota malang, kota Preman Sam...........Hidup Preman kota malang.........
Wahhh.... kalo gitu bkn lg darurat parkir..........TAPI MALANG DARURAT PREMAN,,,,
Buat bpk walikota M.Anton......mosok kalah sam bu Risma...Bpk Anton harus tegas...benahi masalah parkir di malang..jangan setengah2..polemik gk akan pernah berhenti selam gk ada kebijakan yang bijak.
PREMANISME MEMANG DIPELIHARA OLEH SISTEM BIROKRASI...PADAHAL PREMAN JUSTRU MERUSAK SISTEM YANG SUDAH DITATA BAIK DAN BERDASARKAN NILAI2 LUHUR. BERARTI : PREMANISME MERUSAK TATANAN NILAI2 LUHUR DAN BUDI PEKERTI......DAN ITU SUDAH DIRESTUI, DILEGALKAN OLEH BIROKRASI. MUDAH2AN PARA BIROKRAT SADAR AKAN HAL ITU
Gimana perkembangan petisi iki rek?? Kok rasane gak ono perubahan?? Parkir makin liar, hidup makin mahal, saiki aku mending milih kirim nggae gojek timbang mbayari preman parkir.
Untuk Bapak Walikota mohon parkir dikelola secara profesional. Dirikan BUMD khusus mengelola parkir. Nantinya dibuat sistem dengan pengawasan terpadu. Petugas jukir adalah pegawai dari BUMD yang selalu taat akan aturan dan bukanlah preman. Buatlah aturan main yang dapat menciptakan suasana HARMONI dimana pihak Dishub tidak lagi berhubungan dg parkir. Saya yakin dengan pengelolaan yang profesional pendapatan parkir akan meningkat drastis dan hal ini berarti PAD kota malang juga semakin besar. Terima kasih
Parkiran di ruko
Sebenarnya penertitaban parkir liar di pinggir jalan itu bagus, apalagi penertibannya sampe di ruko - ruko yang menjual seperti alat tulis dan kantor, kursus, dan tempat makan. Banyak sekali saya temukan parkir yang di ruko tidak menggunakan karcis. Kalau misalnya resmi saya tidak mempermasalahkannya. Saya bekerja di daerah Tidar. Disana banyak sekali tukang parkir yang tidak resmi. mengapa saya bilang demikian ? karena ditempat tersebut cenderung jarang dilewati oleh penertiban parkir. apalagi baru - baru ini saya tiba - tiba dikejutakan oleh seorang tukang parkir tidak resmi yang semena-mena kepada saya dan teman - teman saya berhenti di sebelah ruko kosong yang bersebelahan dengan kantor dan tidak berpenghuni. dia mengancam kami untuk pindah tanpa sebab dan berbicaranya tidak jelas dengan nada tinggi dan sambil memaki kami dengan kata kasar. padahal maksud hati hanya berteduh sebentar karena mulai gerimis. jadi kita mengalah agar tidak terjadi keributan di dekat tempat saya bekerja. saya juga tidak tahu menahu mengapa saya dan teman saya ini diancam untuk pindah padahal biasanya saya memarkirkan motor di tempat tersebut baik baik saja. bahkan saksinya juga ada satpam disitu dan malah satpam tersebut diancam juga oleh juru parkir liar tersebut, dia mengancam untuk mengajak berkelahi kami dan dengan nada tinggi sambil memaki-maki kami.
Itu adalah curhatan saya soal parkir liar yang banyak sekali di ruko. semoga pihak DISHUB dan DISPENDA mengerti keluhan kami.
Muak dengan parkir
saya paling tidak suka dgn tukang parkir
kadang 10 toko kita masuk mencari barang yg kita butuhkan tidak dapat
dan kita sudah menghabiskan uang 20 ribu untuk si tukang parkir
bukan kah itu sangat merugikan
dimalaysia tidak ada yg namanya tukang parkir
Tukang parkir jd pekerjaan yg strategis
parkir langganan
seharusnya malang pakai sistem parkir langganan aja seperti kabupaten/kota lainnya di jawa timur, yang mau silahkan, yang ga mau silahkan bayar di tempat
GEROBAK KECIL MEPET JALAN RAYA. TUKANG PARKIR? BERCANDA!!!
sebagai anak kos uang 2ribu itu banyak. MASALAHNYA: kita butuh sesuatu ke toko A B C.... (blabla) total udah berapa puluh ribu hanya buat tukang pakir. Belum jika kita udah sampai toko dan gak jadi masih minta uang parkir. PARAH. kejadian kemarin , saya mau beli seblak pinggir jalan gede (jl.suhat, yang biasanya beli pasti tau dket lampu merah "Seblak Mala*ar") sempet mau berhenti tiba2 ada tukang parkir (biasanya gak ada), akhirnya gak jadi beli. yang bikin heran, tempatnya gk di kios, cuma modal gerobak kecil, pas pinggr jalan raya mepet, ada tukang parkir? bener2 parah gila. MOHON DITINDAK LANJUTI BAGAIMANA SYARAT DAN KETENTUAN ADANYA TUKANG PARKIR DAN YANG TIDAK SEHARUSNYA ADA.
Saya dulu pernah kritik parkir di media sosial, langsung dilaporin ke pak lurah sana, besoknya dipanggil disana ada lurah dan ketua paguyuban, wah saya dimarahi dan diancam, mereka tampak akrab sekali. Saya senang ternyata banyak yang sepemikiran sama saya disini, mafianya kuat bro, siapapun pemimpinnya kemungkinan ada perubahan kecil. Parkir elektronik walau udah siap tidak pernah ada, mending jangan paguyuban" gitu yang jaga parkir, semua udah tahu setoran mereka cuma dikit, sisanya banyak kemana aja.
| This discussion has been closed. |
pemimpin lupa sebagai pemimpin
:) maaf pak walikota, mungkin masalah parkir menurutmu adalah sebuah masalah kecil bagimu.. tapi sekecil masalah ini mohon segera di tanggepin.. maaf kata.. kalau ada masalah besar, bisa2 malah nggak ke urus..