Petisionline.com

Malang Darurat Parkir

Hubungi penulis petisi

Tamu#1001 Sep 12, 2016, 06:40

Ngopi ndk suhat peda ngarep moto molene sek di tarik parkir ,gak onk karcis maneh, (ngarepe hepap,stmj) kapan2 di jak geger ae tukang parkire

Tamu#1002 Sep 12, 2016, 06:40
Mewakili yang saya salami, adakalanya jalan kaki lebih menyehatkan.
Tamu#1003 Sep 12, 2016, 06:40

Malang darurat parkir.. Tolong ditertibkan karena ter-indikasi "Premanisme-Parkirisasi.."
Terimakasih..

Tamu#1004 Sep 12, 2016, 06:43
Karena saya seruju dg pendapat ini...saya sering begitu datang gak ada tukang parkir yg mengawal mobil kita...tapi begitu mau keluar ada tukang parkir minta uang
Tamu#1005 Sep 12, 2016, 06:44
retribusi parkir untuk kesejahteraan seluruh rakyat,bukan golongan,suku,ataupun individu.. brantas mafia parkir!!!
Tamu#1006 Sep 12, 2016, 06:45
Uang cuma 2 ribu buat beli teh di indomaret tulisanna parkir gratis. tiap hari selalu ada pengeluaran parkir. Kn walo 2 rb buat masyarakat yg gk puna uang berarti. Bs buat beli tempe buat lauk. Bisa buat sop sopan. Haruse buat butuh malah buat parkir
Tamu#1007 Sep 12, 2016, 06:47
parah sam parkir dimalang. makan nasi goreng . foto copy bayar 2000.
kita yang ngatur masuknya sepeda. tanpa dibantu. giliran keluar dengan wajah tanpa salah minta duit anjirr..
Tamu#1008 Sep 12, 2016, 06:47

Re:

#1001: -  

 sip joss sam..kadang adakalanya masyarakat /konsumen bertindak sebagai bentuk "protes kecil" atas persoalan yang "terlanjur menjamur dan terkesan Wajar"..Biarpun resikonya masyarakat/konsumen yang kadang rugi..

Oke sam,sruput kopi sek saammm..

Tamu#1009 Sep 12, 2016, 06:51
Sebagai pedagang kopi...yg kami cm ambil untung 1000-2000 merasa keberatan kalau parkir liar didpn halaman kami atau disekitar kami ( dpn2 toko jl.sigura2-merjosari-ITN )
Tamu#1010 Sep 12, 2016, 06:51
Setuju sekali Malang tak se damai dulu lagi... hiks hiks hiks...
Tamu#1011 Sep 12, 2016, 06:56
Semoga dapat di dengarkan
Tamu#1012 Sep 12, 2016, 07:00
Saya sangat setuju dengan hal ini.
Membayar parkir sebenarnya memang bukan hal berat untuk dilakukan, namun saya sendiri merasa kecewa jika peraturan parkir tidak di tata oleh pemerintah

Terkadang pula saya berfikir, saya selalu membayar pajak kendaraan dan terkena progresif lalu mengapa hanya prkir sebentar saja biayanya mahal
Tamu#1013 Sep 12, 2016, 07:02
Saya sebagai salah satu mahasiswa di kota malang sejak tahun 2013 menolak adanya premanisme yang berkedok tukang parkir dikota malang. Bagimana tidak ,disetiap sudut tempat bahkan warung pun tak luput dari tukang parkir. Bahkan di salahsatu minimarket yang notabene bebas parkir ada tukang parkirnya. Saya tidak rela memberikan 2000 rupiah kepada orang yang tidak berkapasitas untuk menerima uang tersebut. Terkadang tukang parkir yang saya temui tidak memiliki tanda pengenal dan terlebih karcis parkir. Mereka tetap ngotot untuk meminta uang parkir. Tolong Walikota yang terhormat , di tinjau kembali perda tentang perpakiran di kota malang. trimakasih
Tamu#1014 Sep 12, 2016, 07:07
kesel bayar parkir
Tamu#1015 Sep 12, 2016, 07:09
Tukang parkir memang meresahkan dan membuat saya tekor,
Tamu#1016 Sep 12, 2016, 07:16
Kerena saya sependapat dengan petisi ini. saya sangat terganggu akan banyaknya siluman parkir di kota malang. terimakasih untuk petisinya. semoga lekas mendapat tanggapan dari abah anton.
Tamu#1017 Sep 12, 2016, 07:17
Saya setuju dengan petisi ini,krn saya rasa tukang parkir bnyk yg tak tanggung jawab atas kehilangan..
Tamu#1018 Sep 12, 2016, 07:18
Saya merasakan hal yang sama...semoga Malang semakin menentramkan
Pro Siswa/Mahasiswa#1019 Sep 12, 2016, 07:19

Kota pelajar kota pendidikan

Malang ini kota yg sangat bnyk siswa/mahasiswa, dimana para siswa/mahasiswa ini sangat hemat2 dlm pengeluaran, membeli sesuatu dgn slisih 100-200 aja pasti nyari yg lebih murah, lha ini parkir cuma2 sbesar 2000 1x parkir, blum k tmpat lain lg, parkir lagi, sehari bisa 10rb cm buat parkir doang, kali sebulan bisa abis brapa cm buat parkir doang, parah udah parkiran di malang ini, udah sangat meresahkan merepotkan dan membebani kantong, khususnya bagi siswa/mahasiswa.

Tamu#1020 Sep 12, 2016, 07:23

Yang paling bikin saya jengkel itu ketika susah2 cari tempat parkir, parkir susah2, dan ketika saya mau cabut ada suara peluit dari belakang

Tamu#1021 Sep 12, 2016, 07:25
Banyaknya tukang parkir yg hanya meminta uang namun tidak ingin membantu pengunjung, kadang tiba-tiba muncul saat kita ingin keluar dr toko padahal saat kita datang dia tidak ada
Tamu#1022 Sep 12, 2016, 07:31

Setiap lokasi unit usaha harus memiliki fasilitas parkir dalam lahan dikelola pribadi berdasarkan luas minimal 2 mobil /100m2


FASILITAS PARKIR UMUM


Ketegasan berupa marka, tergambar di aspal untuk lokasi parkir umum terzoning jelas dgn komposisi memadai untuk R2 & R4 (rasio 1mobil = 6motor)


Jukir resmi berseragam, dilengkapi tiket, SOP (memasukkan+keluarkan kendaraan dari fasilitas parkir yang disediakan) catat durasi, terima retribusi parkir untuk disetorkan ke pemkot. Diaudit berkala untuk dibuatkan rata2nya.

 

tarif parkir, berdasarkan luas dimensi kendaraan:
Roda2 Rp.1000/2jam pertama, berikutnya 1000/jam
Roda4 Rp. 6000/2jam pertama, berikutnya 6000/jam

Tamu#1023 Sep 12, 2016, 07:32
SANGAT MERESAHKAN.
Pro pedagang kecil#1024 Sep 12, 2016, 07:32

Gang kecil aja parkir

Gang kecil Jalan kerto-kerto deket UB aja parkir, orang lagi makan motor diparkir depan mata ya ditarik parkir, parah, modus apalagi ini yg dipake? 

Saya pernah mendengar salah satu pedagang makanan merasa omsetnya menurun, warung makanannya menjadi sangat sepi, itu jg mgkn gara2 ada parkir itu.

Tamu#1025 Sep 12, 2016, 07:33
Ngambil uang di atm berapa detik doang bayar parkir 2rb? Logikanya g masuk mohon ditertibkan malang kami tercinta ini