Malang Darurat Parkir
Di depan ramayana ada parkiran di jalanan...padahal area parkir didalam ramayana luas, kenapa boleh ya? Di MOG parkirannya juga super luas...tapi di sebelahnya ada jalan juga dibuat parkiran,parkir liar apa Parkir resmi nih? Di matos parkirannya sampai dibuat bertingkat dan dipegang sama operator parkir profesional...tapi disebelahnya kenapa ada parkiran lagi yang kondisinya berbeda?
Saya sudah baca koran hari ini ...betul bah...gratiskan aja parkir di jalanan kota malang, buat apa mempertahankan setoran yg cuma 7 miliar tapi wajah kota malang sampai tercoreng gara gara masalah parkir, memalukan
Pak dishub yang terhormat...dan abah anton tercinta...banyak toko2, ruko2 dan tempat usaha yang dipalakin sama oknum2 tukang parkir dengan dalih iuran parkir bulanan untuk nutup setoran ke dishub, tolong tanyakan ke semua pemilik usaha yang ada tukang parkirnya...mereka pasti dimintain iuran dengan paksa...contoh: ruko2 daerah pecinan, daerah kidul pasar, ruko2 depan lavalet, ruko2 sukarno hatta, ruko2 kawi atas, ruko2 deretan gemello jl. Simpang wilis, Bisnis di kota malang jadi nggak nyaman bah
Ruko di daerah dieng juga tuh disurvey juga dipalak apa gak?
Pemerintah belum ada tindakan ril.. hanya himbauan aja. Percuma jukir jukir liar tidak akan berhenti jika hanya dihimbau.
| This discussion has been closed. |
Re:
#1725: -
Sangat ANEH klo.pemkot Malang tidak mau pakai parkir berlangganan/ elektronik yg lebih akuntabel... Juru parkir resmi digaji sj oleh Pemkot. Bayangkan, potensi parkir ini ratusan milyar. Total tempat parkir 600, 1 juru parkir resmi digaji sj oleh Pemkot Malang per bulan 3 jt. 1 bulan cuman keluar 1,8mly. Pemkot sudah surplus milyar an. Jadi kalo diajak transparan kok mbulet, ya patut dipertanyakan... Jangan pakai alasan mata pencaharian, parkir liar juga menyebabkan biaya tinggi bagi yg kena parkir ..