Petisionline.com

Malang Darurat Parkir

Hubungi penulis petisi

Tamu#1276 Sep 12, 2016, 17:13
SUDAH BENER2 KELEWATAN
Tamu#1277 Sep 12, 2016, 17:19
Mengalami hal yg sama waktu mengatar anak kuliah. Bahka di indomaret sigura2 pun hrs bayar...cuma ada di malang.
Tamu#1278 Sep 12, 2016, 17:20
sudah sering adu mulut sama kang parkir, malang gak nyaman
Tamu#1279 Sep 12, 2016, 17:21
Saya d mlng mulai kuliah smpe kerja sngt merasakan sekali perbedaanya. Terkait lahan parkir yg tiap berheni membuat lbh tidak nyaman, terlebih sy pernh k pasar minggu "pasming", ketentuan walkot parkir 2000 tp tiba" sy d tagih 3000, "lho pak jadi naik 3000 rbu ya,? Padahl tertera d atas ad tarif utk umum 2000, stlh ditanya, klo untuk umum 3000 mba,, trus klo sprt it gmn penjelasanya? Apkh klo sy bukn asli mlng bukan orng umum alias parkir beda lgi?" Tp ttp sy byr, tdk mau terlalu d bwa beban lah,, akhrnya smpe skrng klo mau k pasming lg, sy hrus berfikir lg, pindah parkir A k B selalu byr tkutny,, hehehe
Sekian, trimkash
Tamu#1280 Sep 12, 2016, 17:30
mohon dishub segera menandai area parkir yang legal (nameboard) di area parkir tsb
memberikan sarana pengaduan yang bisa di pantau hasil tindakan atas aduan masalah tsb
memberikan tanda pengenal setiap tukang parkir yang mana tanda pengenal tersebut bisa di crosschek kebenarannya
memberikan tanda masa berlaku karcis parkir dan bisa di crosschek dengan mudah oleh pengguna jasa parkir
menindak jukir liar dan menuntut jukir liar tsb sampai pada kasus pidananya.
Tamu#1281 Sep 12, 2016, 17:33

Re: Ngalam tarurad rikrap

#1272: Bee - Ngalam tarurad rikrap 

Apapun yang menindas dan melanggar hukum..harus dilawan...saya harus melawan...FIGHT

Tamu#1282 Sep 12, 2016, 17:35
Surabaya yg notabene lebih banyak daerah industri dan volume kendaraan yg lebih banyak juga daripada kota malang masih menerapkan parkir Rp 1.000,- untuk Sepeda Motor dan Rp 2.000,- untuk Mobil.

Kenapa di malang malah lebih mahal? Okelah dua ribu untuk sepeda motor, tapi setidaknya kami masyarakat mendapatkan karcis parkir baru, bukan karcis parkir "lawas" pakai di laminating segala.

Jikalau petugas parkir di kota malang wajib punya NPWP, wah bisa dibayangkan berapa pemasukan yg bisa didapatkan Dispenda kota malang.

Saya jadi mengandai-andai, apakah pemkot memang tidak punya power untuk mengatasi hal ini? Atau memang dibiarkan seperti ini agar keseimbangan antara "hitam & putih" tetap terjaga harmonis?
Tamu#1283 Sep 12, 2016, 17:44
Karena sering mengalami kejadian serupa tukang parkir dimana mana,beli rujak aja harus bayar parkir,pindah lokasi dikit aja parkir,masuk toko belum tentu dapat barang keluar bayar parkir,apalagi ruko daerah sawojajar,yg ada tulisan parkir gratis pun ternyata ada jukirnya
Tamu#1284 Sep 12, 2016, 18:00

Parkir eletronik aja

Parkirnya dibikin eletronik aja,pake kartu,beli isi ulang via atm atau voucher. Tiap tukang parkir resmi selalu bawa mesin edc.tinggal gesek,beres deh.wkwkwkkw

Tamu#1285 Sep 12, 2016, 18:38
Tukang parkir nya selalu memaksa saya. Sedangkan mereka tidak ada surat ijin parkir
Tamu#1286 Sep 12, 2016, 19:01
gak suka dparkir..
Tamu#1287 Sep 12, 2016, 19:10
Tukang parkir di malang sangat meresahkan. isi petisi ini sesuai dengan apa yang saya rasakan. kadang ngerasa ga ikhlas harus bayar parkir dengan durasi parkir yang sangat sebentar bahkan sepeda motor/mobil dapat kita awasi sendiri. Sangat setuju adanya petisi ini. moga2 abah anton ataupun dinas terkait dapat menanggapinya dengan segera. terimakasih
Tamu#1288 Sep 12, 2016, 19:12
Tertibkan jukir liar, tentukan tempat parkir yang jelas gak asal dadi preman terselubung opo maneh gak duwe ktp malang
Tamu#1289 Sep 12, 2016, 19:53
Karena malang kota tidak lagi menarik banyakparkir pinggir jalan yang bikin kota sumpek dan jalan kota yg sudah kecil makin sempit.
Malang bukan lagi kota bunga tapi kota yang sangat membosankan. Mana mana parkiran bahkan mall parkiran juga sempit. Makanya lebih enak berkunjung kesurabaya, parkiran luas jalan bebas hambatan dan lebar2. Perumahan di Malang dan jalan aspal pun sempit2, jadi susah berkendara. Bandingkan dengan surabaya, perumahan dan jalan propinsi lebar dan luas. Tembus mana mana. Pengin Malang jd kota kunjungan wisata dan belanja. Mall dibuat besar dan menyebar terutama di malang utara. Hanya ada Plasa araya yg kecil, mbok dibuat mall besar yg bisa jadi pusat kunjungan malang pusat ke utara. Dan perlebar jalan kota dan propinsi.
Jah live#1290 Sep 12, 2016, 19:57

Malang kota Jukir, Malang kota Orange..!!

Dan sebagian besar jukir bukan dari karang taruna tetapi kebanyakan orang madura.. (Bukan rasis tapi fakta lapangan). Segera Beri keputusan soal parkir..!!

Tamu#1291 Sep 12, 2016, 20:57
Parah tiap tiap berhenti 2k
Tamu#1292 Sep 12, 2016, 21:10

pak haji tukang parkir

Masih ingat nggak pasar dinoyo jaman dulu,nah dulu didepan sebuah toko kecil depan pasar sebelah atm ada tukang parkir yang ternyata bergelar HAJI.

"waw aku tersepona melihatnya" .

Motornya new tiger 2000,keren kan?

Usut punya usut ternyata orang mergosono,hmmmm pantas.

Saya berargumen bahwa lahan parkir dikota arema ini adalah milik dari sebuah / seorang mafia ternama di malang.

Ingat,AREMA dibetuk dengan tujuan awal untuk mendamaikan / menyatukan para preman dimalang biar tidak bertarung terus menerus rebutan wilayah kekuasaan.

Masih ingatkah anda/sudah tahukah anda pada sekitar tahun 1986 an ada perang atau sebutan sadisnya "pembantaian" suku tionghoa dimalang?

(sebab khasusnya karena rakyat tionghoa semena-mena terhadap pribumi penduduk asli,mereka RASIS lah,atau jijik lah sama kita yang berkulit sawo matang ini,apalagi mereka kaya raya,dan kita cuma babunya)

Nah itu dia masalahnya.

Jika mereka ditertibkan,coba pikirkan dampak negatifnya,

Mohon abah anton memberikan solusi yang tepat untuk hal ini.

 

Tamu#1293 Sep 12, 2016, 21:37
Paling sebel kalo pas datang sepi gada orang, mau pergi.. Kaca mobil udh diketok banter lagi...
Tamu#1294 Sep 12, 2016, 21:54
ndek ndi ndi parkir
Tamu#1295 Sep 12, 2016, 21:56
Mohon ditertibkan segera.. Semakin menjadi sejak tarif naik.. Karcis ndak pernah dikasih... Parkir ndak di pandu., giliran mau keluar tiba tiba nongol..
Tamu#1296 Sep 12, 2016, 22:01
Cocok!! Memang jengkel juga klo sbntr2 hrs byr ..
Tamu#1297 Sep 12, 2016, 22:07
Sebagai warga negara yang taat pajak. Saya juga bingung, setiap tahun ada pajak retribusi yang mana notabenenya untuk parkir, tapi pada nyatanya disetiap sudut jalan harus membayar parkir. Lantas untuk apa pajak itu harus dibayar ? Semoga ada jalan keluar dari kecarut marutan ini.
Tamu#1298 Sep 12, 2016, 22:09
Karena tukang parkir lama lama ngelamak
Tamu#1299 Sep 12, 2016, 22:17
Setuju...ditertibkan lagi masalah parkir...masak negara kalah sama preman....
Tamu#1300 Sep 12, 2016, 22:32
Sebel sama jukir......disebelah rumah ada indomaret...sejak berdiri parkir free....eee tiba2 ada jukir maksa manajemen indomaret....sekarang bayar pakir......